Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja, berbentuk cairan atau setengah cairan (setengah padat), dengan demikian kandungan air pada tinja lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml per jam tinja)
Menurut WHO diare adalah buang air besar encer atau cair lebih dari tiga kali sehari. Diare akut adalah diare yang awalnya mendadak dan berlangsung singkat, dalam beberapa jam atau hari.
Diare akut karena infeksi dapat disebabkan oleh:
1. Bakteri : Salmonella typhi, Salmonella paratyphi A/B/C, Vibrio cholera, Vibrio eltor, Vibrio parahemolyticus, Clostridium perfringens, Shigella flexneri, Shigella dysentriae, Campilobacter jejuni, Staphyllococcus sp, Streptokok sp, Yersinia intestinalis, Coccidiosis.
2.Parasit:
Protozoa: Entamoeba hystolitica, Giardia lamblia, Trichomonas hominis, Isospora sp.
Cacing : A. lumbricoides, A. duodenale, N.americanus, T.trichiura, O.velmicularis, S.stercoralis, T.saginata dan T.solium.
3. Virus: Rotavirus, Adenovirus, Norwalk.
Adapun Manifestasi klinis Diare akut karena infeksi dapat disertai muntah-muntah (Muntaber), demam, tenesmus, hematoschezia, nyeri perut atau kejang perut.
Diare yang berlangsung beberapa waktu tanpa penanggulangan medis yang adekuat, dapat menyebabkan kematian karena kekurangan cairan di badan yang mengakibatkan renjatan hipovolemik atau karena gangguan biokimiawi berupa asidosis metabolik yang lanjut. Karena kehilangan cairan, seseorang akan merasa haus
, berat badan berkurang, mata menjadi cekung, lidah kering, tulang pipi menonjol, turgor kulit menurun serta suara menjadi serak. Keluhan dan gejala ini disebabkan deplesi air yang isotonik.
Waduwh capek euy, mohon ma'af atas segala kesalahan, mohon dikoreksi, jika ada kritik,saran, dan pertanyaan tentang diare silahkan comennya saudara!.
Sunday, March 28, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






Comments :
0 comments to “Diare Akut Karena Infeksi”
Post a Comment